Karakteristik Khusus Atom Karbon (C)

Selamat Datang di Blog Materi IPA. Judul Postingan Kali ini tentang Karakteristik Khusus Atom Karbon (C). Semoga bermanfaat untuk dibaca.
Atom karbon merupakan salah satu atom yang cukup banyak berada di alam. Keberadaannya dalam bentuk karbon, grafit, maupun intan. Atom karbon memiliki nomor atom 6 dengan konfigurasi elektron 6C : 1s2 2s2 2p2 . Oleh karena memiliki 4 elektron pada kulit terluar, atom karbon dapat membentuk empat buah ikatan kovalen dengan atom-atom yang lain.
Contoh: CH4

membentuk rantai karbon. Ikatan atom karbon dengan atom karbon yang lain tersebut dapat membentuk rantai panjang lurus, bercabang, maupun melingkar membentuk senyawa siklis.
Contoh:
1. Senyawa hidrokarbon rantai lurus

H3C – CH2 – CH2 – CH2 – CH3

2. Senyawa hidrokarbon rantai bercabang

Senyawa hidrokarbon rantai bercabang


3. Senyawa hidrokarbon siklis

Senyawa hidrokarbon siklis


Oleh karena kemampuannya membentuk berbagai jenis rantai ikatan, tidak heran jika senyawa karbon begitu banyak jenis dan jumlahnya di alam.

1. Jenis Ikatan Rantai Karbon

Atom karbon dapat membentuk tiga jenis ikatan, yaitu:
a. Ikatan tunggal
H3C – CH3
b. Ikatan rangkap dua
H2C = CH 2
c. Ikatan rangkap tiga

2. Posisi Atom Karbon

Atom karbon memiliki kedudukan yang berbeda-beda dalam sebuah rantai karbon. Berdasarkan kedudukannya tersebut, atom karbon dapat dibedakan menjadi:
a. atom C primer (1°) : atom C yang terikat pada satu atom C yang lain.
b. atom C sekunder (2°) : atom C yang terikat pada dua atom C yang lain.
c. atom C tersier (3°) : atom C yang terikat pada tiga atom C yang lain.

d. atom C kuartener (4°) : atom C yang terikat pada empat atom C yang lain.